Lewati ke konten utama
Hari Nasional 2026

Berita

[Double Ten] Upacara Pengibaran Bendera Hari Nasional Digelar Meriah di Washington

Komunitas Tionghoa perantauan di Washington menggelar upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Nasional pada Minggu kemarin (4/10). Perwakilan Taiwan untuk Amerika Serikat, Alexander Yui (俞大㵢), menunjukkan bahwa Kantor Perwakilan di Phoenix yang akan segera diresmikan membuktikan bahwa Taiwan terus memperluas jangkauan layanannya. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk TSMC, melainkan juga karena ada sekitar 30.000 warga di wilayah setempat yang membutuhkan pelayanan. Sementara mengenai perkembangan penjualan senjata AS ke Taiwan pasca-pertemuan Trump-Xi, ia menekankan bahwa proses tersebut terus berjalan. Asosiasi Tionghoa Washington, yaitu Chinatown Consolidated Benevolent Association (CCBA), menggelar upacara pengibaran bendera untuk memperingati Hari Nasional Republik Tiongkok ke-115 di dekat gedung asosiasi. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Asosiasi Hsu Wan-Yu (徐腕佑), Perwakilan Taiwan untuk AS Alexander Yui beserta istri, Wakil Perwakilan Johnson Chiang (姜森), serta tokoh-tokoh dari kalangan Tionghoa Perantauan. Upacara tersebut mengibarkan bendera kedua negara, yang kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan barongsai dan prosesi pemotongan kue perayaan di dalam ruangan. Kantor Perwakilan Taiwan di Phoenix akan segera menggelar upacara peresmian dalam beberapa hari mendatang. Dalam wawancara usai acara, Alexander Yui menyatakan bahwa ini merupakan kantor perwakilan Taiwan ke-14 di Amerika Serikat, yang menunjukkan perluasan jangkauan wilayah yang terus berlanjut, terlebih mengingat TSMC memiliki investasi penting di Arizona. Langkah ini bukan semata-mata untuk TSMC, berdasarkan informasi yang ada, saat ini terdapat sekitar 30.000 warga diaspora di wilayah setempat yang membutuhkan layanan kekonsuleran bagi warga negara maupun Tionghoa Perantauan. Selain itu, banyak industri asal Taiwan yang mulai menancapkan kakinya di Arizona, sehingga pendirian kantor perwakilan ke-14 ini menjadi sangat krusial. Mengenai perkembangan penjualan senjata AS ke Taiwan pasca-pertemuan Trump-Xi, Alexander Yui menekankan bahwa berdasarkan Undang-Undang Hubungan Taiwan, Enam Jaminan, serta ancaman yang dihadapi Taiwan, Amerika Serikat terus menyediakan penjualan senjata dan layanan yang tepat serta memadai secara berkelanjutan. Hal ini termasuk pemberitahuan Kongres oleh Presiden AS Donald Trump pada akhir tahun lalu mengenai penjualan senjata dalam skala sangat besar senilai US$11 miliar.

[Double Ten] Merayakan Hari Libur Nasional, 13 Kawasan Rekreasi Hutan Nasional Menawarkan Diskon Khusus

Ditjen Kehutanan dan Konservasi Alam (FRA) dari Kementerian Pertanian pada hari ini (2/10) mengumumkan bahwa selama libur Hari Nasional dari tanggal 9-11 Oktober, 13 kawasan rekreasi hutan nasional, seperti Lalashan, Taipingshan, dan Neidong, akan menawarkan tiket masuk dengan diskon 50% (setengah harga). FRA mengeluarkan siaran pers yang menyatakan bahwa 13 kawasan rekreasi hutan nasional, antara lain Taipingshan, Neidong, Manyueyuan, Dongyanshan, Lalashan, Daxueshan, Baxianshan, Alishan, Shuangliu, Kenting, Zhiben, Chihnan, dan Fuyuan akan menawarkan tiket masuk dengan harga setengahnya selama libur Hari Nasional dari tanggal 9 hingga 11 Oktober. FRA menyatakan, bahwa setiap area dari 13 kawasan rekreasi hutan nasional memiliki karakteristik uniknya sendiri. Misalnya, Neidong dikenal sebagai surga pakis, dengan sekitar 65 spesies pakis, termasuk cemara yang menjuntai, yang ditemukan di sepanjang jalur air terjunnya yang pendek, yang hanya beberapa ratus meter panjangnya. Manyueyuan memiliki reputasi sebagai tempat dengan "daun maple dataran rendah terindah di Taiwan." Dongyanshan memiliki sejarah kehutanan yang kaya, dengan peninggalan kehutanan seperti kereta gantung dan kereta kabel yang terlihat di sepanjang jalan. Lalashan, yang terletak di zona hutan berkabut, memiliki pohon cemara raksasa yang langka. Daxueshan, pada ketinggian lebih dari 2.000 meter, menawarkan kesempatan untuk menyaksikan daun maple merah yang cerah dan lautan awan di malam hari pada musim gugur. Baxianshan, salah satu dari tiga bekas lahan pertanian hutan utama, memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi reruntuhan kuil. Alishan terkenal dengan kereta hutannya, pohon-pohon raksasa, matahari terbit, matahari terbenam, dan lautan awan. Kawasan Rekreasi Hutan Shuangliu yang berlokasi di Semenanjung Hengchun, melestarikan reruntuhan rumah cangkang penyu Paiwan di sepanjang Jalur Bairong. Kawasan Rekreasi Hutan Kenting, yang bersebelahan dengan Jalan Utama Kenting, menawarkan hutan terumbu karang dataran tinggi yang langka dan medan batu kapur yang fantastis seperti Gua Naga Perak. Pada musim gugur dan musim dingin, pengunjung juga dapat melihat sekilas burung migran seperti Elang Kelabu. Dalam beberapa tahun terakhir, Kawasan Rekreasi Hutan Zhiben telah memperkenalkan toko konsep "Manufaktur Hutan" pertama di Taiwan timur, memungkinkan pengunjung untuk mengapresiasi hutan dan air terjun dari berbagai perspektif melalui jendela pandang sepanjang 6 meter; Kawasan Rekreasi Hutan Chinan seperti mikrokosmos kehutanan pada tahun 1960-an; Kawasan Rekreasi Hutan Fuyuan menggabungkan jalur pendakian gunung, air terjun, lokasi penanaman pohon kamper, dan mata air panas, dan dari Oktober hingga Desember, kunang-kunang gunung Taiwan akan muncul secara bergantian di malam hari; Kawasan Rekreasi Hutan Taipingshan memiliki Danau Cuifeng, danau alpine terbesar di Taiwan.

[Double Ten] Tokoh Politik Eropa Hadir di Resepsi Hari Nasional, Tegas Dukung Taiwan: "Sekumpulan Ikan Lebih Tangguh"

Kantor Perwakilan Taipei di Uni Eropa dan Belgia menggelar resepsi Hari Nasional pada malam tanggal 30 September 2026, yang dihadiri oleh ratusan tamu penting. Beberapa tokoh politik Eropa berbicara mendukung Taiwan, menegaskan kembali bahwa Taiwan adalah mitra demokrasi yang dapat diandalkan, dan Taiwan tidak takut akan intimidasi, juga menekankan “ikan yang berenang sendiri lemah, tapi sekumpulan ikan akan menjadi tangguh”. Resepsi hari nasional yang digelar pada 30 September malam hari di Autoworld di Brussels, yang bertajuk “National Day of Taiwan (ROC)”, mengundang tamu penting dari Uni Eropa dan Belgia, juga warga Taiwan yang tinggal di Belgia untuk ikut memeriahkan acara ini. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Taipei di Uni Eropa dan Belgia, Shieh Jhy-wey (謝志偉) menyampaikan, Taiwan telah menyelenggarakan pemilihan presiden langsung secara demokratis sejak tahun 1996. Namun, bahkan hingga saat ini, beberapa pejabat tinggi Taiwan masih tidak diizinkan untuk mengunjungi negara-negara tertentu, bahkan berstatus sebagai turis juga dibatasi. Namun, situasi sekarang berubah, dan keberuntungan berpihak pada Taiwan. Ia mengatakan, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim mengunjungi Brussels November lalu, dan 3minggu lalu, ia diundang oleh Wakil Presiden Parlemen Eropa Pina Picierno untuk menyampaikan pidato di Italia. Shieh Jhy-wey mengatakan, Tiongkok masih mengutip Resolusi PBB 2758, mengklaim bahwa Taiwan adalah bagian dari Tiongkok, namun faktanya, resolusi tersebut bahkan tidak menyebutkan kata “Taiwan”. Oleh karena itu, ini adalah informasi palsu. Ia menekankan, Taiwan bukanlah bagian dari Tiongkok, Taiwan adalah bagian dari dunia. Setelah itu, diikuti Ketua Kelompok Persahabatan Taiwan Parlemen Eropa, Michael Gahler, memberikan sambutan dan menyampaikan, Taiwan adalah mitra demokrasi yang andal dan penting bagi Uni Eropa di Asia Timur. Kedua belah pihak menjunjung tinggi demokrasi, kebebasan, supremasi hukum, dan hak asasi manusia, serta berkomitmen untuk menjunjung tinggi multilateralisme dan tatanan internasional. Pihaknya menekankan, perlunya memperdalam hubungan bilateral, dan mengecam keras tindakan Beijing yang semakin agresif dan provokatif. Gahler mengatakan bahwa kunjungan Parlemen Eropa ke Tiongkok tahun ini bertujuan untuk menjaga komunikasi, namun pembinaan hubungan dengan Beijing, tidak akan mengubah sikap mereka terhadap Taiwan, terkait “Kebijakan Satu Tiongkok”, sikap Uni Eropa tidak akan berubah. Ketua Bersama Kelompok Persahabatan Taiwan Parlemen Belgia, Els Van Hoof menyatakan bahwa ikan berenang sendirian lemah, tetapi sekumpulan ikan dapat menjadi tangguh. Negara-negara demokratis seperti Belgia dan Taiwan perlu bersatu dan bekerja sama untuk membawa perubahan. Ia mengatakan, kerja sama membutuhkan dialog, melalui pertukaran parlemen secara berkala. Sedangkan, Tiongkok menggambarkan pertukaran ini sebagai serangan terhadap status quo, dan ini tidak benar. “Kami tidak merasa takut, malah akan semakin memperkuat kunjungan-kunjungan kami”. Se iring dengan banyak negara Eropa menghadapi ancaman hibrida yang semakin parah, ketahanan, inovasi, dan tekad Taiwan patut dipelajari. Anggota Parlemen Eropa Andrey Kovatchev, dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita CNA menyampaikan, bagi Uni Eropa, mempertahankan status quo adalah keadaan yang paling berkelanjutan dan perlu dipastikan. Ini akan mencegah provokasi sehingga ada kemajuan lebih lanjut dan mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, dan budaya dengan Taiwan.

[Double Ten] Lebih dari 160 Ribu Orang di Seluruh Negeri! Spesialis Mitigasi Bencana Akan Tampil Perdana dalam Parade Hari Nasional Double Ten

Kementerian Dalam Negeri (MOI) menggelar konferensi pers pasca-rapat departemen guna memaparkan perkembangan program promosi Spesialis Mitigasi Bencana serta sosialisasi kesiapan tas siaga bencana. Wakil Menteri Dalam Negeri, Wu Tang-an (吳堂安), menyatakan bahwa MOI telah mendorong sistem pelatihan spesialis mitigasi bencana sejak tahun 2018. Hingga 17 Agustus 2026, jumlah spesialis mitigasi bencana yang telah menyelesaikan pelatihan di seluruh negeri telah mencapai 163.507 orang, dan kini tengah melangkah menuju target 200.000 spesialis mitigasi bencana pada akhir tahun ini. Ia juga mengumumkan bahwa pada perayaan Hari Nasional tahun ini, untuk pertama kalinya para spesialis mitigasi bencana akan diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan parade, guna menunjukkan peran mereka sebagai bagian dari konsep Ketangguhan Pertahanan Seluruh Masyarakat. Wakil Menteri Dalam Negeri Wu Tang-an menyatakan, agar masyarakat memiliki kemampuan mitigasi bencana, maka pihak kementerian telah mendorong sistem pelatihan spesialis mitigasi bencana sejak tahun 2018 dengan memberikan subsidi pelatihan kepada pemerintah daerah. Selain itu, MOI juga bersinergi dengan kementerian dan lembaga pusat seperti Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan dan Komunikasi, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pendidikan. Langkah ini menghubungkan 22 pemerintah kota dan kabupaten langsung di bawah pusat maupun daerah, serta 24 lembaga pelatihan untuk memperluas pelatihan yang ditujukan bagi prajurit wajib militer aktif, prajurit wajib militer alternatif, polisi, personel keamanan, pengemudi taksi, komite manajemen apartemen dan gedung hunian, organisasi masyarakat, kelompok keagamaan, pekerja migran asing, serta kepala desa dan sekretaris desa. Upaya ini memperluas sasaran pelatihan dari tingkat desa hingga mencakup berbagai sektor industri dan pekerjaan, sehingga pengetahuan mitigasi bencana dapat merasuk ke lini terdepan keselamatan hidup masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 163.507 spesialis mitigasi bencana di seluruh negeri telah menyelesaikan pelatihan, dan kini sedang bergerak menuju target 200.000 spesialis mitigasi bencana pada akhir tahun ini. MOI juga menekankan bahwa untuk mewujudkan kemandirian dan saling tolong-menolong dalam mitigasi bencana, Badan Pemadam Kebakaran mengingatkan masyarakat agar dalam kehidupan sehari-hari mempersiapkan tas siaga bencana dengan berfokus pada kebutuhan personal. Masyarakat disarankan menggunakan ransel punggung ganda yang ringan, serta mencantumkan tanggal pembaruan isi tas untuk diperiksa setiap setengah tahun sekali. Barang-barang kebutuhan dasar yang wajib ada di dalam tas meliputi air minum, makanan kering, obat-obatan pribadi, perlengkapan kebersihan, pakaian hangat, dokumen penting dan sejumlah kecil uang tunai, senter, radio portabel beserta baterai cadangan, peluit, buku catatan dan pena, serta power bank. Jika di dalam rumah terdapat bayi, lansia, atau hewan peliharaan, barang-barang yang relevan dapat dimasukkan kembali sesuai dengan kebutuhan khusus tersebut. Berat tas siaga bencana disarankan berkisar dalam batas maksimal sekitar 15 kg untuk pria dan 10 kg untuk wanita.

[Double Ten] Hadiahkan Tas Edisi Double Ten untuk Warga Tionghoa Perantauan, Hsu Chia-ching: Mari Bersama Menjaga Negara

Hari Nasional Double Ten akan segera tiba. Kepala Komite Urusan Tionghoa Perantauan (OCAC), Hsu Chia-ching (徐佳青), pada Rabu kemarin (30/9) menggelar konferensi pers untuk unboxing hadiah yang akan diberikan kepada warga Tionghoa Perantauan yang pulang ke Taiwan tahun ini, serta memperkenalkan tas edisi khusus, yang memuat berbagai pernak-pernik praktis tersebut. Tas yang dapat dijinjing maupun diselempangkan ini memiliki tampilan luar yang terdiri dari kombinasi tiga warna, masing-masing hijau, biru, dan putih. Melalui desain ini, Hsu Chia-ching berharap dapat menyerukan kepada semua pihak untuk mengesampingkan perbedaan partai politik dan bersama-sama menjaga negara mereka sendiri. Mengenai jumlah warga Tionghoa Perantauan yang kembali ke Taiwan untuk merayakan Hari Nasional tahun ini, Kepala OCAC Hsu Chia-ching menyatakan bahwa saat ini jumlah pendaftar secara daring telah mencapai lebih dari 3.900 orang. Sementara itu, jumlah pendaftar langsung di lokasi setelah tiba di Taiwan diperkirakan sekitar 800 orang, sehingga total keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 4.800 orang. Hsu Chia-ching juga menunjukkan bahwa OCAC akan terus menganalisis profil warga berdasarkan data pendaftaran tersebut. Berdasarkan penilaian saat ini, generasi muda Tionghoa Perantauan menunjukkan ketertarikan yang semakin besar terhadap Taiwan. OCAC akan memulai proses registrasi kedatangan warga Tionghoa Perantauan pada 5 Oktober 2026, dan telah menyiapkan paket hadiah praktis untuk setiap orang. Paket tersebut meliputi sebuah topi, selembar saputangan handuk, dan sekotak camilan, yang semuanya dikemas di dalam tas berwarna kombinasi hijau, biru, dan putih. Hsu Chia-ching mengatakan, “Kami menyebut tas tahun ini sebagai Tas Persatuan 3 In 1. Negara kita hanya satu, milik kita sendiri. Jadi, jika kita tidak menjaga negara kita sendiri, jika kita tidak mencintai negara kita sendiri, saya rasa perkembangan masa depan kita pasti akan menghadapi tantangan. Kompetisi antarpartai politik adalah satu hal, tetapi kedaulatan negara dan keamanan negara adalah hal yang tidak boleh diragukan.” Jika warga Tionghoa Perantauan berencana melakukan perjalanan wisata setelah tiba di Taiwan, OCAC seperti biasa akan memberikan subsidi sebesar NT$3.000 per orang, sementara untuk subsidi perjalanan wisata ke wilayah Hualien dan Taitung ditingkatkan menjadi NT$4.000 per orang. Di sisi lain, mengenai keikutsertaan putra Hsu Chia-ching dalam Kemah Pengalaman Ekologi Dongsha Pemuda Tionghoa Perantauan, yang berujung pada sanksi denda sebesar NT$100.000 oleh Yuan Pengawas karena dinilai melanggar Undang-Undang Penghindaran Konflik Kepentingan Pejabat Publik, Hsu Chia-ching menyatakan bahwa dirinya tidak melanggar undang-undang tersebut. Namun, karena telah melewati batas waktu pengajuan banding administratif, ia telah membayar denda tersebut. Di saat yang sama, ia juga menyatakan menyambut baik langkah Kantor Kejaksaan Distrik yang tengah menyelidiki kasus ini.

[Double Ten] Menjelang Double Ten, Pasukan Udara Berbendera Melintasi Angkasa Istana Kepresidenan

Menjelang Double Ten, semua unit yang ikut berpartisipasi dalam parade Hari Nasional sedang menjalani latihan intensif, kemiliteran pada Rabu dini hari (30/9) menjalani sebagian latihan udara, terlihat pasukan helikopter dan pasukan team akrobatik Thunder Tigers membawa bendera terbang dengan kecepatan rendah dan tinggi melintasi Istana Kepresidenan pukul 07:00-07:40, menciptakan pemandangan yang spektakuler. Untuk menjamin kelancaran perayaan hari nasional, pasukan angkatan udara menjalani latihan, subuh pukul 6:20 hingga 7:40, kemiliteran telah memperlihatkan sebagian latihan militer di udara, pertama-tama 1 pesawat jet tempur F-16V sebagai pemantau zona pertahanan udara, pukul 6:20 melintasi zona sasaran yakni melintasi angkasa Istana Kepresidenan, kemudian diikuti helikopter Black Hawk UH-60M yang mengemban sebagai pemantau udara dari Angkatan Darat, melintasi angkasa Istana Kepresidenan. Selanjutnya diikuti oleh pasukan pembawa bendera nasional yang terdiri dari 1 Helikopter Black Hawk UH-60M dan 1 helikopter angkut CH-47SD Chinook melintasi zona sasaran pada pukul 7:05. Dengan urutan sebagai berikut: 2 helikopter serbu Apache AH-64E, 2 helikopter serbu AH-1W Super Cobra, 2 helikopter S-70C, dan 2 helikopter Black Hawk UH-60M) yang melintasi angkasa Istana Kepresidenan pada pukul 7:20, sedangkan untuk pasukan berkecepatan rendah yang terdiri dari 1 pesawat patroli P3-Orion, pesawat angkut militer Hercules C-130H melintasi udara Istana Kepresidenan pada pukul 7:23. Disusul dengan armada udara berkecepatan tinggi yang terdiri dari 3 pesawat tempur Mirage 2000, 3 pesawat tempur IDF Ching-Kuo, dan 3 pesawat tempur F-16V) yang melintas di zona sasaran pada pukul 07.23. Terakhir, pasukan tim akrobat Thunder Tigers dengan 3 pesawat latih canggih AJT Brave Eagle melintasi angkasa Istana Kepresidenan pada pukul 07.40. Dikarenakan pada masa lalu, pasukan udara yang melintasi udara Kota Taipei selama perayaan hari nasional membuat masyarakat merasa kuatir, Kementerian Pertahanan mengingatkan, mendengar suara deru kencang saat mesin pesawat diaktifkan, meminta agar warga tidak perlu panik tetapi dapat menengadahkan kepala ke langit dan melambaikan tangan untuk menyemangati militer nasional.