Hari Nasional Double Ten akan segera tiba. Kepala Komite Urusan Tionghoa Perantauan (OCAC), Hsu Chia-ching (徐佳青), pada Rabu kemarin (30/9) menggelar konferensi pers untuk unboxing hadiah yang akan diberikan kepada warga Tionghoa Perantauan yang pulang ke Taiwan tahun ini, serta memperkenalkan tas edisi khusus, yang memuat berbagai pernak-pernik praktis tersebut.

Tas yang dapat dijinjing maupun diselempangkan ini memiliki tampilan luar yang terdiri dari kombinasi tiga warna, masing-masing hijau, biru, dan putih. Melalui desain ini, Hsu Chia-ching berharap dapat menyerukan kepada semua pihak untuk mengesampingkan perbedaan partai politik dan bersama-sama menjaga negara mereka sendiri.

Mengenai jumlah warga Tionghoa Perantauan yang kembali ke Taiwan untuk merayakan Hari Nasional tahun ini, Kepala OCAC Hsu Chia-ching menyatakan bahwa saat ini jumlah pendaftar secara daring telah mencapai lebih dari 3.900 orang. Sementara itu, jumlah pendaftar langsung di lokasi setelah tiba di Taiwan diperkirakan sekitar 800 orang, sehingga total keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 4.800 orang.

Hsu Chia-ching juga menunjukkan bahwa OCAC akan terus menganalisis profil warga berdasarkan data pendaftaran tersebut. Berdasarkan penilaian saat ini, generasi muda Tionghoa Perantauan menunjukkan ketertarikan yang semakin besar terhadap Taiwan.

OCAC akan memulai proses registrasi kedatangan warga Tionghoa Perantauan pada 5 Oktober 2026, dan telah menyiapkan paket hadiah praktis untuk setiap orang. Paket tersebut meliputi sebuah topi, selembar saputangan handuk, dan sekotak camilan, yang semuanya dikemas di dalam tas berwarna kombinasi hijau, biru, dan putih.

Hsu Chia-ching mengatakan, “Kami menyebut tas tahun ini sebagai Tas Persatuan 3 In 1. Negara kita hanya satu, milik kita sendiri. Jadi, jika kita tidak menjaga negara kita sendiri, jika kita tidak mencintai negara kita sendiri, saya rasa perkembangan masa depan kita pasti akan menghadapi tantangan. Kompetisi antarpartai politik adalah satu hal, tetapi kedaulatan negara dan keamanan negara adalah hal yang tidak boleh diragukan.”

Jika warga Tionghoa Perantauan berencana melakukan perjalanan wisata setelah tiba di Taiwan, OCAC seperti biasa akan memberikan subsidi sebesar NT$3.000 per orang, sementara untuk subsidi perjalanan wisata ke wilayah Hualien dan Taitung ditingkatkan menjadi NT$4.000 per orang.

Di sisi lain, mengenai keikutsertaan putra Hsu Chia-ching dalam Kemah Pengalaman Ekologi Dongsha Pemuda Tionghoa Perantauan, yang berujung pada sanksi denda sebesar NT$100.000 oleh Yuan Pengawas karena dinilai melanggar Undang-Undang Penghindaran Konflik Kepentingan Pejabat Publik, Hsu Chia-ching menyatakan bahwa dirinya tidak melanggar undang-undang tersebut.

Namun, karena telah melewati batas waktu pengajuan banding administratif, ia telah membayar denda tersebut. Di saat yang sama, ia juga menyatakan menyambut baik langkah Kantor Kejaksaan Distrik yang tengah menyelidiki kasus ini.