Intip Visual Utama Harnas, Goresan Kuas Merah dan Biru dengan Saturasi Rendah Membentuk Logo Double Ten
Aditya Nugraha
(Taiwan, ROC) – Perayaan Hari Nasional “Double Ten” akan digelar bulan depan. Pihak Panitia Persiapan Hari Nasional pada hari ini (2/9) melalui laman Facebook mereka mengumumkan visual utama perayaan. Logo Double Ten tahun ini dibentuk dari dua goresan kuas melengkung berwarna merah dan biru, dengan warna utama mengikuti merah dan biru bendera nasional Republik Tiongkok, tetapi dengan saturasi yang lebih rendah. Di bagian bawah, masih mempertahankan tulisan tahun lalu “Selamat Ulang Tahun Republik Tiongkok” dan disertai elemen Taiwan dalam Bahasa Inggris.
Panitia Persiapan Hari Nasional pada pagi hari tadi mengeluarkan pemberitahuan wawancara, jika pada sore hari ini Sekretaris Jenderal Wu Tang-an (吳堂安) serta Wakil Direktur Pelaksana Luo Zheng-jie (羅正杰) akan menjelaskan tema perayaan serta desain visual utama Harnas Double Ten, sekaligus membuka sebanyak 500 kursi bagi masyarkat untuk mendaftar guna hadir menyaksikan perayaan.
Melalui laman facebook mereka, dapat terlihat logo Harnas Double Ten tahun ini terdiri dari dua goresan kuas melengkung yang saling terkait, dengan warna biru dan merah bendera nasional bersaturasi rendah. Di bagian bawah tetap terdapat tulisan “Selamat Ulang Tahun Republik Tiongkok” beserta motif bendera, dan versi Bahasa Inggris “A Beautiful Taiwan Today,A Better Taiwan Tomorrow / Taiwan yang Indah Kini, Taiwan yang Lebih Baik Esok”
Komunitas Tionghoa perantauan di Washington menggelar upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Nasional pada Minggu kemarin (4/10). Perwakilan Taiwan untuk Amerika Serikat, Alexander Yui (俞大㵢), menunjukkan bahwa Kantor Perwakilan di Phoenix yang akan segera diresmikan membuktikan bahwa Taiwan terus memperluas jangkauan layanannya. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk TSMC, melainkan juga karena ada sekitar 30.000 warga di wilayah setempat yang membutuhkan pelayanan. Sementara mengenai perkembangan penjualan senjata AS ke Taiwan pasca-pertemuan Trump-Xi, ia menekankan bahwa proses tersebut terus berjalan. Asosiasi Tionghoa Washington, yaitu Chinatown Consolidated Benevolent Association (CCBA), menggelar upacara pengibaran bendera untuk memperingati Hari Nasional Republik Tiongkok ke-115 di dekat gedung asosiasi. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Asosiasi Hsu Wan-Yu (徐腕佑), Perwakilan Taiwan untuk AS Alexander Yui beserta istri, Wakil Perwakilan Johnson Chiang (姜森), serta tokoh-tokoh dari kalangan Tionghoa Perantauan. Upacara tersebut mengibarkan bendera kedua negara, yang kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan barongsai dan prosesi pemotongan kue perayaan di dalam ruangan. Kantor Perwakilan Taiwan di Phoenix akan segera menggelar upacara peresmian dalam beberapa hari mendatang. Dalam wawancara usai acara, Alexander Yui menyatakan bahwa ini merupakan kantor perwakilan Taiwan ke-14 di Amerika Serikat, yang menunjukkan perluasan jangkauan wilayah yang terus berlanjut, terlebih mengingat TSMC memiliki investasi penting di Arizona. Langkah ini bukan semata-mata untuk TSMC, berdasarkan informasi yang ada, saat ini terdapat sekitar 30.000 warga diaspora di wilayah setempat yang membutuhkan layanan kekonsuleran bagi warga negara maupun Tionghoa Perantauan. Selain itu, banyak industri asal Taiwan yang mulai menancapkan kakinya di Arizona, sehingga pendirian kantor perwakilan ke-14 ini menjadi sangat krusial. Mengenai perkembangan penjualan senjata AS ke Taiwan pasca-pertemuan Trump-Xi, Alexander Yui menekankan bahwa berdasarkan Undang-Undang Hubungan Taiwan, Enam Jaminan, serta ancaman yang dihadapi Taiwan, Amerika Serikat terus menyediakan penjualan senjata dan layanan yang tepat serta memadai secara berkelanjutan. Hal ini termasuk pemberitahuan Kongres oleh Presiden AS Donald Trump pada akhir tahun lalu mengenai penjualan senjata dalam skala sangat besar senilai US$11 miliar.
Ditjen Kehutanan dan Konservasi Alam (FRA) dari Kementerian Pertanian pada hari ini (2/10) mengumumkan bahwa selama libur Hari Nasional dari tanggal 9-11 Oktober, 13 kawasan rekreasi hutan nasional, seperti Lalashan, Taipingshan, dan Neidong, akan menawarkan tiket masuk dengan diskon 50% (setengah harga). FRA mengeluarkan siaran pers yang menyatakan bahwa 13 kawasan rekreasi hutan nasional, antara lain Taipingshan, Neidong, Manyueyuan, Dongyanshan, Lalashan, Daxueshan, Baxianshan, Alishan, Shuangliu, Kenting, Zhiben, Chihnan, dan Fuyuan akan menawarkan tiket masuk dengan harga setengahnya selama libur Hari Nasional dari tanggal 9 hingga 11 Oktober. FRA menyatakan, bahwa setiap area dari 13 kawasan rekreasi hutan nasional memiliki karakteristik uniknya sendiri. Misalnya, Neidong dikenal sebagai surga pakis, dengan sekitar 65 spesies pakis, termasuk cemara yang menjuntai, yang ditemukan di sepanjang jalur air terjunnya yang pendek, yang hanya beberapa ratus meter panjangnya. Manyueyuan memiliki reputasi sebagai tempat dengan "daun maple dataran rendah terindah di Taiwan." Dongyanshan memiliki sejarah kehutanan yang kaya, dengan peninggalan kehutanan seperti kereta gantung dan kereta kabel yang terlihat di sepanjang jalan. Lalashan, yang terletak di zona hutan berkabut, memiliki pohon cemara raksasa yang langka. Daxueshan, pada ketinggian lebih dari 2.000 meter, menawarkan kesempatan untuk menyaksikan daun maple merah yang cerah dan lautan awan di malam hari pada musim gugur. Baxianshan, salah satu dari tiga bekas lahan pertanian hutan utama, memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi reruntuhan kuil. Alishan terkenal dengan kereta hutannya, pohon-pohon raksasa, matahari terbit, matahari terbenam, dan lautan awan. Kawasan Rekreasi Hutan Shuangliu yang berlokasi di Semenanjung Hengchun, melestarikan reruntuhan rumah cangkang penyu Paiwan di sepanjang Jalur Bairong. Kawasan Rekreasi Hutan Kenting, yang bersebelahan dengan Jalan Utama Kenting, menawarkan hutan terumbu karang dataran tinggi yang langka dan medan batu kapur yang fantastis seperti Gua Naga Perak. Pada musim gugur dan musim dingin, pengunjung juga dapat melihat sekilas burung migran seperti Elang Kelabu. Dalam beberapa tahun terakhir, Kawasan Rekreasi Hutan Zhiben telah memperkenalkan toko konsep "Manufaktur Hutan" pertama di Taiwan timur, memungkinkan pengunjung untuk mengapresiasi hutan dan air terjun dari berbagai perspektif melalui jendela pandang sepanjang 6 meter; Kawasan Rekreasi Hutan Chinan seperti mikrokosmos kehutanan pada tahun 1960-an; Kawasan Rekreasi Hutan Fuyuan menggabungkan jalur pendakian gunung, air terjun, lokasi penanaman pohon kamper, dan mata air panas, dan dari Oktober hingga Desember, kunang-kunang gunung Taiwan akan muncul secara bergantian di malam hari; Kawasan Rekreasi Hutan Taipingshan memiliki Danau Cuifeng, danau alpine terbesar di Taiwan.
Kantor Perwakilan Taipei di Uni Eropa dan Belgia menggelar resepsi Hari Nasional pada malam tanggal 30 September 2026, yang dihadiri oleh ratusan tamu penting. Beberapa tokoh politik Eropa berbicara mendukung Taiwan, menegaskan kembali bahwa Taiwan adalah mitra demokrasi yang dapat diandalkan, dan Taiwan tidak takut akan intimidasi, juga menekankan “ikan yang berenang sendiri lemah, tapi sekumpulan ikan akan menjadi tangguh”. Resepsi hari nasional yang digelar pada 30 September malam hari di Autoworld di Brussels, yang bertajuk “National Day of Taiwan (ROC)”, mengundang tamu penting dari Uni Eropa dan Belgia, juga warga Taiwan yang tinggal di Belgia untuk ikut memeriahkan acara ini. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Taipei di Uni Eropa dan Belgia, Shieh Jhy-wey (謝志偉) menyampaikan, Taiwan telah menyelenggarakan pemilihan presiden langsung secara demokratis sejak tahun 1996. Namun, bahkan hingga saat ini, beberapa pejabat tinggi Taiwan masih tidak diizinkan untuk mengunjungi negara-negara tertentu, bahkan berstatus sebagai turis juga dibatasi. Namun, situasi sekarang berubah, dan keberuntungan berpihak pada Taiwan. Ia mengatakan, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim mengunjungi Brussels November lalu, dan 3minggu lalu, ia diundang oleh Wakil Presiden Parlemen Eropa Pina Picierno untuk menyampaikan pidato di Italia. Shieh Jhy-wey mengatakan, Tiongkok masih mengutip Resolusi PBB 2758, mengklaim bahwa Taiwan adalah bagian dari Tiongkok, namun faktanya, resolusi tersebut bahkan tidak menyebutkan kata “Taiwan”. Oleh karena itu, ini adalah informasi palsu. Ia menekankan, Taiwan bukanlah bagian dari Tiongkok, Taiwan adalah bagian dari dunia. Setelah itu, diikuti Ketua Kelompok Persahabatan Taiwan Parlemen Eropa, Michael Gahler, memberikan sambutan dan menyampaikan, Taiwan adalah mitra demokrasi yang andal dan penting bagi Uni Eropa di Asia Timur. Kedua belah pihak menjunjung tinggi demokrasi, kebebasan, supremasi hukum, dan hak asasi manusia, serta berkomitmen untuk menjunjung tinggi multilateralisme dan tatanan internasional. Pihaknya menekankan, perlunya memperdalam hubungan bilateral, dan mengecam keras tindakan Beijing yang semakin agresif dan provokatif. Gahler mengatakan bahwa kunjungan Parlemen Eropa ke Tiongkok tahun ini bertujuan untuk menjaga komunikasi, namun pembinaan hubungan dengan Beijing, tidak akan mengubah sikap mereka terhadap Taiwan, terkait “Kebijakan Satu Tiongkok”, sikap Uni Eropa tidak akan berubah. Ketua Bersama Kelompok Persahabatan Taiwan Parlemen Belgia, Els Van Hoof menyatakan bahwa ikan berenang sendirian lemah, tetapi sekumpulan ikan dapat menjadi tangguh. Negara-negara demokratis seperti Belgia dan Taiwan perlu bersatu dan bekerja sama untuk membawa perubahan. Ia mengatakan, kerja sama membutuhkan dialog, melalui pertukaran parlemen secara berkala. Sedangkan, Tiongkok menggambarkan pertukaran ini sebagai serangan terhadap status quo, dan ini tidak benar. “Kami tidak merasa takut, malah akan semakin memperkuat kunjungan-kunjungan kami”. Se iring dengan banyak negara Eropa menghadapi ancaman hibrida yang semakin parah, ketahanan, inovasi, dan tekad Taiwan patut dipelajari. Anggota Parlemen Eropa Andrey Kovatchev, dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita CNA menyampaikan, bagi Uni Eropa, mempertahankan status quo adalah keadaan yang paling berkelanjutan dan perlu dipastikan. Ini akan mencegah provokasi sehingga ada kemajuan lebih lanjut dan mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, dan budaya dengan Taiwan.