Menjelang Double Ten, semua unit yang ikut berpartisipasi dalam parade Hari Nasional sedang menjalani latihan intensif, kemiliteran pada Rabu dini hari (30/9) menjalani sebagian latihan udara, terlihat pasukan helikopter dan pasukan team akrobatik Thunder Tigers membawa bendera terbang dengan kecepatan rendah dan tinggi melintasi Istana Kepresidenan pukul 07:00-07:40, menciptakan pemandangan yang spektakuler.

Untuk menjamin kelancaran perayaan hari nasional, pasukan angkatan udara menjalani latihan, subuh pukul 6:20 hingga 7:40, kemiliteran telah memperlihatkan sebagian latihan militer di udara, pertama-tama 1 pesawat jet tempur F-16V sebagai pemantau zona pertahanan udara, pukul 6:20 melintasi zona sasaran yakni melintasi angkasa Istana Kepresidenan, kemudian diikuti helikopter Black Hawk UH-60M yang mengemban sebagai pemantau udara dari Angkatan Darat, melintasi angkasa Istana Kepresidenan.

Selanjutnya diikuti oleh pasukan pembawa bendera nasional yang terdiri dari 1 Helikopter Black Hawk UH-60M dan 1 helikopter angkut CH-47SD Chinook melintasi zona sasaran pada pukul 7:05. Dengan urutan sebagai berikut: 2 helikopter serbu Apache AH-64E, 2 helikopter serbu AH-1W Super Cobra, 2 helikopter S-70C, dan 2 helikopter Black Hawk UH-60M) yang melintasi angkasa Istana Kepresidenan pada pukul 7:20, sedangkan untuk pasukan berkecepatan rendah yang terdiri dari 1 pesawat patroli P3-Orion, pesawat angkut militer Hercules C-130H melintasi udara Istana Kepresidenan pada pukul 7:23.

Disusul dengan armada udara berkecepatan tinggi yang terdiri dari 3 pesawat tempur Mirage 2000, 3 pesawat tempur IDF Ching-Kuo, dan 3 pesawat tempur F-16V) yang melintas di zona sasaran pada pukul 07.23. Terakhir, pasukan tim akrobat Thunder Tigers dengan 3 pesawat latih canggih AJT Brave Eagle melintasi angkasa Istana Kepresidenan pada pukul 07.40.

Dikarenakan pada masa lalu, pasukan udara yang melintasi udara Kota Taipei selama perayaan hari nasional membuat masyarakat merasa kuatir, Kementerian Pertahanan mengingatkan, mendengar suara deru kencang saat mesin pesawat diaktifkan, meminta agar warga tidak perlu panik tetapi dapat menengadahkan kepala ke langit dan melambaikan tangan untuk menyemangati militer nasional.